PKB Sambut Baik Putusan Panwaslu Terhadap Rhoma Irama
Diposting pada: Senin, 13 Agustus 2012
JAKARTA - Keputusan panwaslu DKI Jakarta yang menyatakan bahwa Rhoma Irama tidak bersalah atas kasus pernyataan SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan) adalah berkah Ramadan buat seluruh masyarakat Jakarta. Panwas menganggap ceramah Rhoma yang dilakukan di Masjid Al Isra pada penghujung Juli itu, secara kumulatif tidak memenuhi unsur-unsur pelanggaran pilkada.
Sekretaris Jenderal DPP PKB, Iman Nahwari, mengatakan, partainya menyambut baik dan memberi apresiasi khusus kepada Panwaslu DKI. Sebab, apa yang selama ini PKB dan sebagian besar ulama, kiai, habaib, serta masyarakat Jakarta minta agar panwaslu tidak menghukum salah atas dakwah Rhoma Irama ternyata didengar baik dan menjadi pertimbangan bagi Panwaslu DKI.
Panwaslu DKI dinilainya sangat jernih memandang persoalan dan tidak terprovokasi oleh hasutan orang yang diam2 merekam dan menyebarluaskan ceramah Raja Dangdut itu dengan tujuan politis dan mengarah ke adu domba. Terlebih, sebelum ada putusan panwaslu, sebagian media sudah diarahkan oleh kelompok tertentu tersebut untuk 'mendakwa' ayah Ridho Rhoma itu bersalah.
"Karena itu, PKB sejak kasus ini muncul, menolak semua upaya "kriminalisasi" atas ceramah Bang Haji. Kini, keputusan Panwaslu sudah jelas. PKB juga meminta upaya hukum ke kepolisian tidak usah dilakukan oleh semua pihak. Sebab, putusan Panwaslu telah jelas, tidak perlu diperdebatkan apalagi dipolitisasi," kata Anggota FPKB DPR RI Dapil Jatim I Surabaya-Sidoarjo ini.
Menurutnya, PKB mendorong dan akan terus menyemangati Rhoma Irama untuk tidak berhenti berdakwah. Bahkan, harus terus mengajari umat dengan ucapan serta contoh yang baik. Sebab, Bang Haji itu adalah dai besar bergitar.
Pendekatan dakwahnya melalui seni dan lagu seperti dulu dilakukan oleh para Wali Songo, yakni melalui tembang dan syi'iran. "PKB akan menjadi benteng dan penjaga utama bagi siapa pun orang atau tokoh dakwah yang seperti Bang Haji, penerus dakwah Wali Songo lewat kesenian dan budaya," pungkasnya.
(Source : Okezone, ris) Dibaca 156 kali